info teknologi WS tentang manfaat pertanian organik

bestsonysetiawan

Sekarang baru kita sadari setelah puluhan tahun negeri ini nyaris hanya memakai pupuk NPK sintetik dan pestisida sintetik, tanpa memperhatikan keseimbangan ekosistem pertanian yang sebenarnya. Akibatnya kadar C-organik menjadi kurang dari 1% padahal idealnya harus di atas 3%, begitu juga multi mikroba non pathogen tidak bisa berbiak maksimal di lahan pertanian, bahkan sangat-sangat miskin populasinya. Kondisi ini memberikan manifestasi munculnya penyakit-penyakit yang resisten terhadap pestisida sintetik, berbagai macam tanaman kerdil bahkan yang nampak matapun seperti tanah keras tanpa mampu lagi menahan air dan udara. Seolah menantang kita agar lebih inovatif berbasis bio organik.

Begitu juga dengan kondisi rendahnya proporsi kadar organik di pangan hasil pertanian kita mutlak menjadi perhatian serius demi kesehatan generasi mendatang dan memanfatkan peluang pangsa pasar dunia yang terbuka luas, contohnya negara tetangga Singapura mengklaim membutuhkan hasil pertanian dari negeri ini yang murni organik rutin 0,5 juta ton/hari. Ini peluang emas bagi petani anak negeri ini yang…

Lihat pos aslinya 652 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s